Tanam Perdana PM-AAS di Rawa Medang, Pemkab Tanjab Barat Percepat Modernisasi Pertanian dan Perkuat Ketahanan Pangan
Table of Contents
TANJAB BARAT – Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., menghadiri kegiatan Tanam Perdana Padi Program Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dilaksanakan di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Rabu (10/06).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem pertanian modern yang lebih efektif, efisien, dan berdaya saing melalui penerapan teknologi serta pengelolaan lahan secara terintegrasi.
Dalam sambutannya, Asisten II menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu daerah penyangga produksi pangan di Provinsi Jambi. Pada tahun 2025, produksi padi Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai 39.263 ton dengan tingkat produktivitas sebesar 4,579 ton per hektare. Sementara itu, luas lahan baku sawah yang telah diperbarui oleh ATR/BPN tercatat mencapai 6.220 hektare.
“Kecamatan Batang Asam dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Program PM-AAS karena merupakan satu-satunya kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memiliki jaringan irigasi teknis. Kondisi ini menjadi modal penting dalam mendukung penerapan pertanian modern dan peningkatan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Dari total luas lahan baku sawah sekitar 1.016 hektare yang tersebar di lima desa di Kecamatan Batang Asam, Desa Rawa Medang memiliki areal persawahan seluas kurang lebih 470 hektare yang dinilai sangat potensial untuk pengembangan pertanian modern berbasis teknologi.
Program PM-AAS merupakan program unggulan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dilaksanakan di berbagai provinsi sebagai upaya percepatan modernisasi sektor pertanian nasional. Untuk Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program karena didukung oleh keberadaan jaringan irigasi teknis yang memadai.
Sebagai tahap awal pelaksanaan program, telah dilakukan penanaman demplot atau lahan percontohan seluas 2 hektare di Desa Rawa Medang. Selanjutnya, pada kegiatan tanam perdana ini dilakukan penanaman bersama pada areal seluas 100 hektare yang melibatkan kelompok tani penerima manfaat program.
Melalui Program PM-AAS, para petani memperoleh dukungan berupa bantuan pengolahan lahan, benih unggul, pupuk, dolomit, serta berbagai sarana produksi pertanian lainnya guna mendukung peningkatan hasil panen dan efisiensi usaha tani.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi yang telah memberikan dukungan penuh dan pendampingan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Program PM-AAS mengedepankan penerapan teknologi dan inovasi pertanian modern, termasuk sistem tanam benih langsung (Tabela), yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus mendongkrak produktivitas padi hingga mencapai 10 ton per hektare.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada dukungan teknologi dan sarana produksi, tetapi juga memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, brigade pangan, dan para petani dalam menerapkan pola budidaya yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.
Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif. Forum tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah, BRMP Jambi, penyuluh pertanian, brigade pangan, dan kelompok tani untuk bertukar pandangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan implementasi Program PM-AAS di Kecamatan Batang Asam.
Kegiatan kemudian ditandai dengan tanam perdana padi sebagai simbol dimulainya Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rawa Medang.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap dapat mempercepat peningkatan produksi pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Wilayah BRMP Jambi beserta jajaran, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat atau yang mewakili, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi, perwakilan PT Pupuk Indonesia Wilayah Jambi, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Kuala Tungkal, Camat Batang Asam, Danramil Batang Asam, Katimker Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Koordinator Wilayah Penyuluh Pertanian Kecamatan Batang Asam, Koordinator POPT Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Desa Rawa Medang, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani peserta Program PM-AAS, serta peserta tanam bersama Piloting Project PM-AAS seluas 100 hektare di Provinsi Jambi.(*)